| |
Saya mau memaafkan ...
Januari 2008 Soeharto memang orang hebat. Sewaktu masih berkuasa menimbulkan heboh dimana-mana. Bahkan menurut cerita bapak saya heboh tentang Soeharto ini sudah dimulai sejak tahun 1966.
Hebatnya lagi, menjelang ajalnya tiba pun juga menimbulkan kehebohan yang luar biasa. Coba lihat berapa dokter ahli yang dikerahkan untuk menangani Soeharto, bahkan sebelum meninggal aja, route Jakarta - Solo sudah diamankan untuk berjag-jaga bila Soeharto meninggal dan dimakamkan.
Sekarang beliau telah tiada, tapi juga masih saja menimbulkan kehebohan. Tentang maaf, gelar pahlawan, berkabung nasional dan lain sebagainya. Saya malah jadi bingung menanggapi soal maaf tadi. Yang membuat saya bingung adalah ya seumur-umur saya belum pernah berinteraksi dengan Soeharto, paling hanya lihat aja lewat layar TV. Lalu pernah ada kawan bertanya ke saya, begini pertanyaannya "He..apa kamu dah memaafkan Soeharto ?". Saya jawab dengan ringan aja, bahwa saya tidak perlu memaafkan Soeharto, karena saya tidak tahu Soeharto itu salah apa terhadap saya. Bahkan sampai dengan saat ini tidak pernah ada pemberitahuan secara resmi mengenai salah tidaknya Soeharto yang dikeluarkan oleh lembaga yang berwenang. Negara ini khan negara hukum.
Aneh memang negeri ini ....
Tutup Tahun 2007
Bagi bangsa Indonesia ada sesuatu yang membuat tidak sejuk dalam tutup tahun 2007 ini. Cobalah untuk diketahui bahwa di akhir tahun ini sebagian wilayah Indonesia dikepung bencana. Lihat saja Karanganyar, Solo, Pemalang, Situbondo dan lain-lain.
Apa yang seharusnya kita lakukan...? Apakah cukup merenung dan menyerah bahwa itu adalah nasib...? Tentunya kita berharap semoga ini bukan hukuman, tapi juga tidak memperingan diri dengan berkata bahwa ini cobaan atau ujian.
Duka Jawa Tengah, Aceh dan wilayah-wilayah lain yang terkena bencana adalah duka kita bersama.
Wah...PNS ...
Tanggal 29 Nopember 2007 saya ikut seleksi CPNS, tetapi tidak berhasil..jadi ya hanya diterima berkasnya. Test jadi PNS ternyata tidak gampang, banyak hal yang harus dipersiapkan.
Kegagalan ini tentu jadi cambuk bahwa saya memang benar-benar kalah diadu, buktinya bersaing dengan 46 peserta saja tidak bisa menang, apalagi kalau bersaing dengan lebih banyak orang..padahal sekarang katanya sudah era global dimana pesaingnya sudah seluruh dunia... masih bisa menangkah..??
Ponorogo Malaysia
Sepengetahuan saya ini adalah kali kedua negara tetangga kita melakukan klaim terhadap milik kita. Klaim yang kedua ini agak menggelikan, karena Malaysia mengklaim Reog Ponorogo adalah Kesenian mereka. Apa kira-kira di negara Malaysia juga ada daerah namanya Ponorogo ya...??
Sudah semestinya Bangsa ini tidak perlu ragu-ragu untuk melakukan tindakan tegas dan memberikan peringatan, ini bukan masalah kebakaran jenggot atau yang lainnya. Apabila selalu ditanggapi dengan santai, lihat saja sebentar lagi pasti ada daerah kita yang diklaim milik mereka lagi.
Kasihan dikau pahlawan ...
Mungkin hanya sedikit terbersit dalam benak kita, bagaimana para pahlawan merebut dan mempertahankan kemerdekaan. Bahkan kita tak pernah membayangkan bagaimana beliau-beliau tersebut meregang nyawa di medan laga.
Melihat kondisi negeri ini yang serba susah karena ulah sebagian orang, mungkin para pahlawan yang sudah beda alam dengan kita akan sangat sedih bahkan bisa jadi sia-sia perjuangannya.
Seharusnya fakta ini menggerakkan nalar dan hati kita untuk bertanya dan berpikir, cukupkah kita hanya memperingati dan mengheningkan cipta...
Lowongan . . . !!
Bulan-bulan ini banyak sekali lowongan kerja, terutama CPNS. Tapi ternyata yang lowong juga bukan hanya pekerjaan kok.
Hukum kita juga masih lowong, baru-baru ini kasus pembalakan liar yang jelas-jelas merugikan negara..eh pelakunya malah divonis bebas.
Jadi sekarang kalau ada dipublish aja, LOWONGAN JADI PEMBALAK LIAR, udah dapet duit gede, nggak tersentuh hukum lagi.
Reno Kenongo Riwayatmu Kini
Lagi-lagi tanggul lumpur Sidoarjo jebol. Tak ayal jebolnya tanggul ini berakibat tenggelamnya lagi beberapa kawasan seputar semburan lumpur Sidoarjo. Kini yang terancam tinggal riwayat adalah desa Reno Kenongo.
Mungkin pemerintah sudah serius untuk mengatasi hal tersebut, tetapi mungkin juga karena sudah terlanjur parah sehingga menjadi tidak mudah diatasi. Bapak-bapak yang berada di atas, mohon segera carikan solusi untuk masalah Lumpur Sidoarjo, kasihan rakyat yang harus menanggung musibah sementara yang mengeruk keuntungan cuci tangan dari masalah ini.
Reno Kenongo... sebentar lagi dirimu tinggal kenangan...
Kembali FITRI, FITRI Kembali
Selamat Idul Fitri 1428 H, Minal aidin wal faidzin, Mohon maaf Lahir dan Batin. Semoga kita semua benar-benar menjadi FITRI setelah ditempa sebulan penuh dengan puasa Ramadhan.
Rayakan kemenangan tetapi jangan larut dalam perayaan kemenangan karena perjuangan masih panjang. Peperangan paling besar yang harus dihadapi adalah memerangi diri sendiri. Semoga sahabat, teman, kolega dan semuanya selalu dalam lindungan-NYA.
Rasa Sayang He..Malaysia
Malaysia kembali membikin ulah, dengan melakukan klaim atas lagu Rasa Sayang-sayange. Lagu tersebut diklaim merupakan lagu Malaysia dan saat ini sudah dipergunakan untuk iklan pariwisata di negeri Jiran tersebut.
Sejak saya SMP sekitar tahun 1985 yang saya tahu lagu tersebut adalah lagu asli Indonesia dan waktu itu dijadikan lagu yang harus dikuasai dalam penataran P4 kala itu. Jika memang lagu tersebut milik kita, mestinya pemerintah segera mengusut hal tersebut. Apabila hal tersebut tidak dilakukan oleh pemerintah, berarti pemerintah sudah tidak lagi menghargai karya anak bangsa dan ini semakin mempertipis kepercayaan rakyat terhadap pemerintah.
Hati-hati Malaysia sangat licik memanfaatkan situasi, sudah pernah klaim pulau dan saat ini klaim lagu..tunggu saja apa yang sebentar lagi akan diklaim.
Suharto Yang Hebat Atau Penegak Hukum Kurang Serius ?
Penanganan kasus Suharto mantan penguasa Orde Baru sampai dengan
saat ini memang belum menghasilkan apa-apa. Bahkan semenjak kekuasaan Suharto runtuh mei 1998 sampai dengan saat ini.
Apa sih sebenarnya yang terjadi ? Suharto yang hebat atau penegak hukum negeri ini yang kurang serius menanganinya. Berikut adalah hasil jajak pendapat tentang keseriusan lembaga penegak hukum dalam menangani perkara korupsi yang melibatkan Suharto yang dimuat Kompas 1 Oktober 2007.
Kejaksaan Agung
- Serius = 24,5%
- Tidak Serius = 66%
- Tidak Tahu = 9,5%
Mahkamah Agung
- Serius = 23%
- Tidak Serius = 66,4%
- Tidak Tahu = 10,6%
Kepolisian RI
- Serius = 25%
- Tidak Serius = 64,7%
- Tidak Tahu = 10,3%
Page = 1 2 3
|
|
|